26 03 2008
RUU ITE (silahkan unduh disini) yang telah disahkan DPR pada 25 Maret lalu tinggal menunggu waktu untuk dapat diberlakukan. UU ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan hukum yang seringkali dihadapi adalah ketika terkait dengan penyampaian informasi, komunikasi, dan/atau transaksi secara elektronik, khususnya dalam hal pembuktian dan hal yang terkait dengan perbuatan hukum yang dilaksanakan melalui sistem elektronik. Namun pada saat yang sama pula, UU ITE ini telah menunjukkan watak aslinya yang anti terhadap hak asasi manusia khususnya terhadap kemerdekaan menyatakan pendapat dan kebebasan berekspresi yang justru dijamin dalam UUD 1945.
UU ITE ini jelas merupakan ancaman serius bagi bloger Indonesia, setidaknya ada 3 ancaman potensial yang akan menimpa bloger Indonesia, yaitu ancaman pelanggaran kesusilaan (pasal 27 ayat 1), penghinaan dan/atau pencemaran nama baik (pasal 27 ayat 3), dan penyebaran kebencian berdasarkan SARA (Pasal 28 ayat 2). Ancaman pidana untuk ketiganya pun tak main-main penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak 1 milyar rupiah
Dalam konteks pidana, ketiga delik ini masuk dalam kategori delik formil, artinya tidak perlu dibuktikan akan adanya akibat dianggap sudah sempurna perbuatan pidananya. Ketentuan delik formil ini, di masa lalu sering digunakan untuk menjerat pernyataan-pernyataan yang bersifat kritik.
Compress
File compression for free
Your Mac comes with a bunch of great file compression programs accessable through the command line. Compress makes these programs available to you via an easy to use graphical user interface. Compress can compress in tar, zip, bzip2, gzip, and zip formats. Compress can also archive files in the relatively new p7zip format. You can also uncompress files in any of the mentioned formats.
Features:
 |
Multiple compression methods
Archive your file in tar, zip, bzip2, gzip, zip, and even p7zip formats. |
 |
Drag and drop
Adding files to your archive is as simple as drag and drop. |
 |
Free
Compress doesn’t cost a dime. |
PAL region
From Wikipedia, the free encyclopedia
Television system by country
The PAL region is a video game publication territory which covers Australia, New Zealand, the United Kingdom and varying European countries. The majority of games designated as part of the region will not play on NTSC-U/C or NTSC-J region consoles because of regional lockout. While this is the most common occurrence, some Xbox and Xbox 360 games are region-free encoded, since Microsoft’s policy is for publishers to decide. PlayStation 3 Blu-ray games are region-free. All Nintendo home consoles have region locking either by software encoding or physical differences in media and consoles.
As most handheld consoles use their own proprietary display system, incompatibilities of differing television systems are not relevant. However, the same regions often exist for localization and distribution purposes. Sony has a similar policy for the PSP, but most publishers choose not to encode a region on their UMD games. Nintendo handhelds are region-free, along with most other historical systems (Neo-Geo Pocket, Sega Game Gear, etc.).
Konversi shp to DXF
Konversi dari shapefile to dxf kadang dibutuhkan oleh seorang GIS User untuk kebutuhan distibusi data kepada klien atau rekannya yang tidak memiliki software GIS. Konversi shp to dxf sebenarnya tersedia dan sangat mudah dilakukan di ArcGIS melalui ArcCatalog, seperti halnya konversi shp to KML. Atau bisa juga dilakukan melalui AutoCAD Map atau Land Desktop dengan melakukan import file shp. Posting kali ini akan menunjukkan konversi shapefile atau ArcInfo coverage menjadi dxf file menggunakan sebuah freeware.
<!–
google_ad_client = “pub-2293179629787119″;
/* 300×250, created 5/16/08 */
google_ad_slot = “7651750170″;
google_ad_width = 300;
google_ad_height = 250;
google_language = “en”;
//–>
Freeware yang dimaksud adalah DXF Author yang tersedia secara gratis di the state of Massachusetts. Anda harus melakukan pendaftaran untuk mendownloadnya. File tersedia dalam self-extracting zip file. Lakukan instalasi ke dalam drive dimana data Anda tersimpan.
Load/add data shapefile, sehingga layer tersebut muncul di tampilan kanvas pada window yang tersedia.

Pilih Convert to DXF dari file menu, selanjutnya akan muncul opsi tentang output data, dan attribute mana yang akan Anda sertakan untuk di konversi. Screen pertama adalah opsi, apakah Anda menginginkan export shape geometry atau hanya vertek saja, dan juga opsi untuk menentukan warna dan type garisnya.

Kemudian klik next, disini Anda bisa menentukan attribute shp yang akan menjadi label pada DXF file:

Klik next, disini lanjutan dari screen sebelumnya, anda bisa meletakkan blocks di tengah feature yang memiliki link dengan kolom database dalam attribute-nya:

Berikut adalah hasilnya :

Silahkan mencoba
addthis_pub = ‘edypur’;
Written by
EdyPurnomo.net in Wednesday, May 28th 2008 under
Freeware Tools
Random Posting
June 12, 2008
Karakter software
Mengenal Karakter Software Sesuai Jenis Proyek Belakangan ini perkembangan software maju dengan sangat cepat. Hal ini dipacu oleh persaingan di kalangan software developer dan perkembangan Internet yang membuat siklus hidup software lebih pendek karena feedback pelanggan lebih cepat diterima. Siklus update software saat ini adalah 12 hingga 18 bulan, padahal sebelumnya bisa terjadi dalam waktu 2 tahun tidak ada update sama sekali. Dengan makin banyaknya aplikasi, terjadi spesialisasi software-software pada komputer grafis. Untuk memahami hal ini, kita perlu mengerti software yang terbukti menjadi pemimpin di masing-masing industri. Desktop PublishingRevolusi desktop publishing dimulai dengan komputer Apple dan software Aldus PageMaker. Tetapi dengan tingkat stabilitas output yang baik, QuarkXpress banyak menjadi pilihan bagi dunia penerbitan. Di Indonesia PageMaker banyak digunakan di penerbitan majalah sedang QuarkXpress di penerbitan koran. Saat Aldus diakusisi Adobe, mereka mengembangkan InDesign. Dengan kemampuan object-oriented fungsi-fungsi di InDesign dirancang menjadi modul-modul yang bisa berkembang dengan fleksibel. Saat ini InDesign perlahan mulai menggantikan PageMaker dan QuarkXpress. Adobe juga memiliki standar dokumen elektronik yang disebut Adobe Acrobat dengan file berekstensi .pdf (portable digital format). Standar ini telah digunakan untuk distribusi dokumen elektronik seperti e-book, e-government (form-form perpajakan) dan juga archival perpustakaan serta dokumen pada transaksi asuransi. Keunggulan Acrobat adalah security yang baik dan saat menggunakan form bisa disertai dengan digital signature. Kombinasi InDesigan dan Acrobat sangat membantu pada perubahan workflow desain yang kini tidak lagi membutuhkan film dan langsung ke cetak. Teknologi ini digunakan oleh koran yang menggunakan teknologi cetak jarak jauh untuk mencetak beberapa versi berbeda di berbagai daerah secara simultan. Sebagai contoh kasus Kompas sudah mulai menerima file digital untuk pemasangan iklan. Digital Illustration dan DesignTidak lama setelah PageMaker, software ilustrasi berbasis vektor yang pertama kali muncul adalah Adobe Illustrator dan menjadi standar industri di seluruh dunia. Uniknya, di Jakarta perusahaan-perusahaan periklanan menggunakan Freehand yang dulunya adalah milik Aldus saat ini telah diambil alih oleh Macromedia. Di seluruh kota besar lain, tingkat pemakaian CorelDraw terbukti sangat tinggi di kalangan industri cetak. Banyak perusahaan memiliki software CorelDraw original karena tersedia bundel yang sarat clip art. Meskipun demikian, hingga saat ini CorelDraw masih sering menghadapi kendala teknis saat cetak dan banyak perusahaan pracetak memilih menggunakan Freehand dan Illustrator. Digital ImagingTidak diragukan lagi, Photoshop adalah salah satu software terpopuler yang pernah ada. Semua kebutuhan komputer grafis sedikit banyak memanfaatkan Photoshop di dalam proses manipulasi citra, seperti desain grafis, periklanan, animasi, multimedia, video, dll. Versi terakhir dari Photoshop sarat dengan fungsi fotografi digital yang belakangan menjadi trend dunia. Photoshop saat ini dibundel dengan ImageReady yang ditargetkan untuk aplikasi web, tetapi software ini masih belum mampu menyaingi Fireworks dari Macromedia. ImageReady adalah software berbasis raster/bitmap, sedang Fireworks merupakan kombinasi software bitmap dan vektor sehingga sangat fleksibel untuk kebutuhan rancang elemen situs. Bagi para pemakai yang concern dengan masalah copyright, tersedia software Paint Shop Pro dan Gimp dengan fitur-fitur yang relatif bagus dan menyerupai Photoshop. MultimediaPada dekade 90-an, perkembangan CD-ROM memicu industri multimedia interaktif yang menggunakan software Macromedia Director. Di sini semua elemen multimedia seperti suara, gambar, video, animasi dan proses interaktifitas digabungkan. Belakangan Director memiliki fungsi untuk 3D interaktif dan membuat menu DVD. Sofware multimedia paling populer saat ini adalah Flash yang awalnya dirancang sebagai software animasi kartun berbasis vektor yang memungkinkan distribusi animasi dengan ukuran relatif kecil. Flash dilengkapi dengan fungsi Actionscript yang menggunakan sintaks seperti Javascript memberikan kontrol yang sangat fleksibel. Flash adalah software client side, di mana saat file diakses, server mengirimkan source file dan animasi serta interaktifitas dilakukan oleh komputer browser. Ini sangat berbeda dengan Director yang melakukan hal ini di server. Perkembangan terakhir dari Flash adalah diperkuatnya integrasi dengan database sehingga memungkinkan membuat situs yang dynamic. Selain itu juga dikembangkan fitur Flash untuk kebutuhan mobile device seperti pocket PC. Web DesignIntegrasi Macromedia Dreamweaver dengan Fireworks dan Flash menjadi solusi desain situs yang sangat populer. Dreamweaver memberikan fitur baik bagi para desainer maupun developer. Software lain yang cukup banyak digunakan adalah Microsoft Frontpage.Digital Video dan Visual EffectsDi kalangan semi professional, Adobe Premiere Pro adalah software editing video yang banyak digunakan. Sedang di kalangan para hobbyist, Ulead Media Studio cukup banyak dimanfaatkan. Sayangnya Premiere Pro tidak tersedia di komputer Macintosh di mana saat ini terdapat Final Cut Pro yang bahkan telah digunakan untuk penyuntingan film unggulan Oscar – Cold Mountain (sutradara Anthony Minghella). Adobe After Effects yang terintegrasi baik dengan Premiere merupakan standar industri untuk aplikasi motion graphic dan visual effects. Seluruh industri film, video dan televisi menggunakan After Effects untuk membuat animasi bumper antar acara dan membuat efek-efek film sinegron yang belakangan ini sering menghiasi layar kaca. Kini juga mulai hadir software DVD seperti Ulead DVD, Adobe Encore DVD dan Apple DVD Studio Pro atau iDVD. 3D AnimationFilm animasi dan efek yang belakangan marak hanya bisa diwujudkan berkat dukungan software-software animasi. Di dunia film software terpopuler adalah Alias Maya, di dunia game adalah Discreet 3DS Max dan di layar kaca adalah Lightwave. Dari sisi popularitas, 3DS Max adalah yang paling banyak dipakai sehingga sangat resource yang tersedia sangat banyak. Maya merupakan software yang sangat powerful untuk character animation dan sesuai untuk siklus produksi yang besar. Sedang Lightwave yang relatif lebih ringan sesuai untuk animator yang bekerja Digital AudioSalah satu software yang populer adalah CoolEdit yang kini diakuisisi oleh Adobe dan diberi nama Adobe Audition. Di kalangan praktisi, software Protools masih tetap menjadi pilihan utama. KesimpulanDemikian banyaknya software grafis tentunya memberikan kemudahan tetapi sekaligus membingungkan. Kunci mempelajarinya adalah memilih bidang yang kita minati dan berkonsentrasi. Setelah kita cukup menguasai, baru pindah ke bidang lain. Sebaiknya dipilih software-software mainstream sehingga kita bisa yakin bahwa software tersebut kontinyuitasnya terjaga, di alam industri desktop publishing dan digital video, Adobe adalah leader, di bidang web dan multimedia dikuasai oleh Macromedia dan di 3d animation, Discreet paling banyak penggunanya.
March 5, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
January 3, 2008